Madu adalah makanan manis bernutrisi alami. Glukosa dan fruktosa yang terkandung di dalamnya mudah diserap tubuh kita. Beberapa waktu lalu the secret live memuat delapan manfaat madu.
1. Menghilangkan kelelahan
Di antara semua makan organik, madu madu mengandung energi yang paling dibutuhkan neuron kortikal. Tubuh mudah menyerap fruktosa dan glukosa dalam madu, menambah manfaat madu.
2. Menutrisi jantung.
Madu memberikan nutrisi pada otot jantung dan meningkatkan fungsi metabolisme jantung. Dia memberikan kontribusi atas sirkulasi pembuluh koroner yang baik dengan meningkatkan hemoglobin ( pigmen dalam sel darh merah yang membawa oksigen ke tiap jaringan) dan vasodilatasi ( pembesaran atau perluasan pembuluh darah yang dapat menurunkan tekanan darah ) dan menghindarkan darah dari pembekuan.
3. Melembabkan paru-paru.
Madu mengurangi peradangan, mengurangi dahak, dan meringankan batuk.
4. Membantu pencernaan
Madu meningkatkan sekresi asam lambung dan meningkatkan gerakan dalam pencernaan. Dia sering digunakan untuk mengobati masalh pencernaan seperti sembelit, diare, gangguan pencernaan, sakit maag, dan radang perut dan usus.
5. Menenangkan pikiran
Kaya glukosa, vitamin, mineral magnesium dan kalsium, madu juga membantu meredakan ketegangan syaraf dan mempermudah orang untuk tidur tanpa efek samping depresi atau kelelahan.
6. Menyembuhkan luka
Madu dapat menghambat penyebaran bakteri dan peradangan. Dia juga meredakan pembengkakan dan rasa sakit, menghilangkan otot mati, dan mempercepat penyembuhan luka.
7. Mengobati rasa sakit setelah menenggak minuman keras.
Kandungan fruktosa tertentu dalam madu membantu mengurai alkohol dan membantu memulihkan dari kondisi memabukkan. Dia juga mengurangi rasa sakit kepala akibat minum minuman keras terlalu banyak.
8. Perlindungan kulit.
Madu salah produk perawatan kulit terbaik, dia menawarkan antioksidan yang luar biasa dan merupakan produk yang bersifat membersihkan bagi kulit kita. Dia menghilangkan pemudaran warna kulit dan meningkatkan elastisitas kulit.
( Secret China/ep/era/hidayatullah.com ).
Sumber : ruang kesehatan majalah hidayatullah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar